Kamis, 30 Agustus 2012

Taqwim Buku Pelajaran Bahasa Arab MI Karangan HD Hidayat



1.      Pendahuluan
Kemahiran seseorang dalam sesuatu bahasa tidak menjamin kemahirannya mengajarkan bahasa tersebut kepada orang lain. Seorang guru bahasa Arab harus menguasai setidaknya tiga hal, yaitu kemahiran berbahasa arab, pengetahuan tentang bahasa dan budaya Arab, dan keterampilan mengajarkan bahasa Arab. Terkait dengan keterampilan berbahasa, ada empat keterampilan yang harus diperhatikan oleh guru, yaitu keterampilan mendengar, keterampilan berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan menulis. Untuk tercapainya pembelajaran bahasa Arab itu para pakar linguistik  menemukan beberapa metodologi pembelajarannya. Metodologi pengajaran bahasa Arab itu mengalami perkembangan terus menerus sepanjang masa.
Bapak HD Hidayat salah seorang pakar bahasa Arab yang serius memperhatikan pembelajaran bahasa Arab untuk anak-anak Indonesia. Bagi guru bahasa Arab tak asing lagi dengan bukunya, dari guru MI sampai guru MA karena kebanyakan guru-guru bahasa Arab menggunakan buku karangan beliau sebagai buku pegangan dalam mengajar.
Dalam makalah ini pemakalah akan mencoba mentaqwim buku bahasa Arab karangan beliau pada tingkat MI kelas IV, sehingga dengan mentaqwim ini pemakalah bisa melihat dimana kelebihan dan kekurangan buku ini sehingga guru-guru MI bisa mempedomaninya dalam mengajarkannya.

2.        Pembahasan
2.1  Pengertian Evaluasi ( Taqwim )
Secara harfiah kata evaluasi berasal dari bahasa Inggeris yaitu evaluation dalam bahasa arabnya adalah  al-taqwim dalam bahasa Indonesia berarti penilaian. Akar katanya adalah value , dalam bahasa arab al-qimah , dalam bahasa Indonesia berarti nilai [1].
Secara istilah , menurut  M. Amin  evaluasi adalah suatu proses penentuan keputusan tentang kualitas suatu objek atau aktivitas dengan melibatkan pertimbangan nilai berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan , dianalisis dan ditafsirkan secara sistematis.[2]
Sedangkan menurut Ralp Tyler ( 1950 ) evaluasi ( menilai ) adalah suatu proses pengumpulan data untuk menentukan sejauh mana  , dalam hal apa . dan bagaimana dari sesuatu yang belum tercapai sesuai yang diharapkan.[3]
2.2  Fungsi evaluasi
Secara umum evaluasi sebagai sesuatu tindakan atau proses setidak-tidaknya memiliki 3  macam fungsi pokok , yaitu :
a. Mengukur kemajuan
b. Menunjang penyusunan rencana
c. Memperbaiki atau melakukan penyempurnaan kembali


2.3  Tujuan evaluasi
2.3 1. Tujuan umum
Secara umum , tujuan evaluasi dalam bidang pendidikan ada 2 macam, yaitu :
a.   Untuk menghimpun bahan - bahan keterangan yang akan dijadikan sebagai bukti mengenai taraf perkembangan atau kemajuan yang dialami peserta didik setelah mereka mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu. Dengan kata lain, tujuan umum dari eveluasi dalam pendidikan adalah untuk memperoleh data pembuktian, yang akan menjadi petunjuk sampai dimana tingkat kemampuan dan keberhasilan peserta didik dalam mencapai tujuan tujuan kurikuler.
b. Untuk mengetahui tingkat efektivitas dari metode metode pengajaran yang telah dipergunakan dalam proses pembelajaran selama jangka waktu tertentu.Jadi , tujuan umum yang kedua dari evaluasi pendidikan adalah untuk mengukur dan menilai sampai dimanakah efektivitas mengajar dan metode metode mengajar yang telah diterapkan atau dilaksanakan oleh pendidik.
2.3.2  Tujuan khusus
Adapun tujuan khusus dari kegiatan evaluasi dalam bidang pendidikan adalah :
a.       Untuk merangsang kegiatan peserta didik dalam menempuh program pendidikan. Tanpa adanya evaluasi maka tidak mungkin timbul kegairahan atau rangsangan pada diri peserta didik atau memperbaiki dan meningkatkan prestasinya masing masing .
b.      Untuk mencari dan menemukan faktor faktor penyebab keberhasilan dan tidak keberhasilan peserta didik dalam mengikiuti program pendidikan, sehingga dapat dicari dan ditemukan jalan keluarnya.[4]
2.4  Kegunaan Evaluasi Pendidikan
      Diantara kegunaan yang dapat dipetik dari kegiatan evaluasi dalam bidang pendidikan.[5]
a. Terbuka kemungkinan bagi evaluator guna memperoleh informasi tentang hasil-hasil yang telah dicapai dalam rangka pelaksanaan program pendidikan
b. Terbukanya kemungkinan untuk dapat diketahuinya relevansi antara program pendidikan yang telah dirumuskan dengan tujuan yang hendak dicapai.
c.       Terbukanya kemungkinan untuk dapat dilakukannya usaha perbaikan penyusunan dan penyempurnaan program pendidikan yang dipandang lebih berdaya guna dan berhasil guna sehingga tujuan yang dicita-citakan akan dapat tercapai dengan hasil yang sebaik-baiknya.
2.5   SK dan KD mata pelajaran Bahasa Arab pada MI
            Berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2008 tentang Kurikulum Bahasa arab di tingkat MI bahwa Penyusunan SK dan KD mata pelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah ini melakukan dengan cara mempertimbangkan dan mereview peraturan menteri pendidikan nasional no 22 tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah , pada mata pelajaran pendidikan agama islam untuk SD/MI , serta memperhatikan surat edaran dirjen pendidikan islam nomor : DJ.II . I/PP.00/ED/681/2006 , tanggal 1 Agustus 2006 , tentang pelaksanaan  standar isi, yang intinya bahwa madrasah dapat meningkatkan kompetensi lulusandan mengembangkan kurikulum dengan standar yang lebih tinggi. Mata pelajaran bahasa Arab merupakan suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mendorong, membimbing, dan membina kemampuan serta menumbuhkan sikap positif terhadap bahasa Arab lebih baik reseptif maupun produktif, kemampuan reseptif, yaitu kemampuan untuk memahami pembicaraan orang lain dan memahami bacaan. Kemampuan produktif yaitu kemampuan menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi baik secara lisan mnaupun tulis. Kemampuan berbahasa Arab serta sikap positif terhadap bahasa arab tersebut sangat penting dalam membantu memahami sumber ajaran islam yaitu al-quran dan hadist, serta kitab –kitab berbahasa Arab yang berkenan dengan islam bagi peserta didik. Untuk , itu bahasa Arab di madrasah dipersiapkan untuk pencapaian kompetensi dasar berbahasa yang mencangkup empat keterampilan berbahasa yang diajarkan serta integral yaitu menyimak , berbicara , membaca , dan menulis . Meskipun begitu , pada tingkat pendidikan dasar ( elementary ) di titik beratkan pada kecakapan menyimak dan berbicara sebagai landasan berbahasa.
Mata pelajaran bahasa arab memiliki tujuan sebagai berikut :
a.       Mengembangkan kemampuan berkomunikasai dalam bahasa Arab baik lisan maupun tulis yang mencakup empat kecakapan berbahasa yakni menyimsk , berbicara , membaca , dan menulis .
b.      Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya bahasa Arab sebagain salah satu bahasa asing untuk menjadi alat utama belajar khususnya dalam mengkaji sumber sumber ajaran islam .
c.       Mengembangkan pemahaman tentang saling keterkaitan antara bahasa dan budaya serta memperluas cakrawala budaya  dengan demikian peserta didik diharapkan memiliki wawasan lintas budaya dan melibatkan diri dalam keragaman budaya .
   Ruang lingkup pelajaran bahasa Arab di MI meliputi tema- tema tentang perkenalan , peralatan madrasah , pekerjaan, alamat, keluarga, anggota badan , dirumah , dikebun, di madrasah , dilaboratorium, diperpustakaan, dikantin , jam, kegiatan sehari hari, pekerjaan rumah , dan rekreasi.

   Sedangkan SK dan KD kelas 4 untuk MI untuk semester ganjil adalah  tentang perkenalan , alat alat madrasah dan profesi . Dan untuk semester genap adalah tentang alamat , keluarga, dan kehidupan keluarga.
SK/KD kelas IV Semester  Ganjil
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
1.      Menyimak
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan dalam bentuk paparan / dialog tentang perkenalan , alat alat madrasah , dan profesi .
1.1.    Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyyah dan jaran(kata,kalimat) tentang التعارف , الادوات المدرسية , المهنة
1.2.   Menemukan makna atau gagasan dari wawancara lisan sederhana tentang التعارف , الادوات المدرسية , المهنة
2.      Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan bentuk paparan /dialog tentang perkenalan , alat alat madrasah, dan profesi .
2.1 Melakukan dialog sederhana tentang  التعارف , الادوات المدرسية , المهنة
2.2 Menyampaikan informasi secara lisan dalam kalimat sederhana tentang  التعارف , الادوات المدرسية , المهنة
3.      Membaca
Memahami wacana tertulis dalam bentuk paparan /dialog tentang perkenalan , alat alat madrasah , dan profesi .
3.1 melafalkan huruf hijaiyyah ,kata, kalimat dan wacana tertulis tentang التعارف , الادوات المدرسية , المهنة
3.2 menemukan makna, gagasan atau ide wacana tertulis tentang التعارف , الادوات المدرسية , المهنة
4.      Menulis
Menuliskan kata , ungkapan, dan teks fungsional pendek sederhana tentang perkenalan , alat alat madrasah , dan profesi .
4. Menyalin kata, kalimat dan menyusun kata menjadi kalimat sempurna tentang التعارف , الادوات المدرسية , المهنة
Tema-tema tersebut menggunakan pola kalimat yang meliputi :
اسم اشارة + اسم مفرد /علم   danضمائر ( أنا – انت – أنت – هو – هى ) + اسم مفرد  مذكر/ مؤنث /علم  

Kelas IV , semester genap
Standar kompetensi
Kompetensi dasar
5.      Menyimak
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengar dalam bentuk paparan/dialog tentang alamat, keluarga , dan kehidupan keluarga .
5.1.    Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyyah dan ujaran(kata,kalimat) tentang العنوان , الاسرة , الحياة العائلة
5.2.   Menemukan makna atau gagasan dari wawancara lisan sederhana tentang العنوان , الاسرة , الحياة العائلة
6.      Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan bentuk paparan /dialog tentang alamat , keluarga , dan kehidupan keluarga .
6.1.   Melakukan dialog sederhana tentang  العنوان , الاسرة , الحياة العائلة  
6.2.   Menyampaikan informasi secara lisan dalam kalimat sederhana tentang  العنوان , الاسرة , الحياة العائلة 
7.      Membaca
Mengungkapkan wacana tertulis dalam bentuk  paparan /dialog tentang alamat, keluarga , dan kehidupan keluarga 
7.1.   Melafalkan huruf hijaiyyah ,kata, kalimat dan wacana tertulis tentang العنوان , الاسرة , الحياة العائلة 
7.2.   Menemukan makna, gagasan atau ide wacana tertulis tentang العنوان , الاسرة , الحياة العائلة  ,
8.      Menulis
Menuliskan kata , ungkapan , dan teks fungsional pendek sederhana tentang alamat, keluarga, dan kehidupan keluarga .
8.1.   Menyalin kata, kalimat dan menyusun kata menjadi kalimat sempurna tentang , العنوان , الاسرة , الحياة العائلة

Tema-tema tersebut menggunakan pola kalimat yang meliputi :
الارقام 1 -    10 و ضمير متصل مفرد مذكر او مؤنث

2.6 . Teknik Pengajaran bahasa Arab
Ada empat keterampilan berbahasa yang dikembangkan dalam pembelajaran bahasa Arab, yaitu keterampilan menyimak , keterampilan berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan menulis
2.6.1  Teknik pengajaran kemahiran menyimak.
            Salah satu prinsip linguistik menyatakan bahwa bahasa itu pertama-tama adalah ujaran, yakni bunyi-bunyi bahasa yang diucapkan dan bisa didengarkan. Menyimak salah satu pengalaman belajar bagi siswa hendaknya mendapat perhatian. Maka inplikasinya, seorang guru bahasa Arab hendaknya memulai pengajaran dengan memperdengarkan ujaran-ujaran bahasa arab berupa kata maupun mufradat. Ada beberapa tahapan latihan menyimak, yaitu ;

a. Latihan pengenalan mengidentifikasi bunyi-bunyi.
b. Latihan mendengarkan dan menirukan.
c. Latihan mendengar dan memahami ; terbagi kepada beberapa macam, yaitu ;
            - latihan melihat dan mendengar.
            - latihan membaca dan mendengar.
            -latihan mendengar dan meragakan
            - latihan mendengar dan memahami[6].
2.6.2  Teknik pengajaran kemahiran berbicara
            Kemahiran berbicara merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa yang ingin dicapai dalam pengajaran bahasa Arab. Berbicara merupakan sarana utama untuk membina saling pengertian, komunikasi timbal balik dengan menggunakan bahasa sebagai media. Dengan demikian latihan berbicara harus terlebih dahulu didasari oleh kemampuan mendengar, kemampuan mengucapkan, dan pengusaan kosa kata dan ungkapan[7].
2.6.3  Teknik pengajaran kemahiran membaca.
            Kemahiran membaca mengandung dua aspek,yaitu pertama mengobah lambang tulis menjadi bunyi, kedua menangkap arti dari seluruh situasi yang dilambangkan dengan lambang-lambang tulis dan bunyi tersebut. Inti dari kemahiran membaca terletak pada aspek yang kedua . Ini tidak berarti bahwa kemahiran dalam aspek pertama tidak penting, sebab kemahiran dalam aspek yang pertama mendasari kemahiran yang kedua. Betapapun juga  kedua nya merupakan tujuan yang hendak dicapai.
            Walaupun kegiatan pengajaran membaca dalam pengertian pertama telah diberikan sejak tingkat permulaan namun pembinaannya harus dilakukan sampai tingkat menengah bahkan tingkat lanjut melalui kegiatan membaca keras[8].
2.6.4 Tekhnik pengajaran kemahiran menulis
            Seperti halnya membaca kemahiran menulis mempunyai 2 aspek, tetapi dalam hubungannya yang berbeda. Pertama kemahiran membentuk huruf dan menguasai ejaan, kedua kemahiran melahirkan pikiran dan perasaan dengan tulisan.
            Tahap-tahap latihan menulis : 1) mencontoh, 2) reproduksi, 3) imlak, 4) rekombinasi dan tranformasi, 5) mengarang terpimpin, 6) mengarang bebas, 5.kreasi, 6, imajinasi[9].
2.7  Isi Buku Pelajaran Bahasa Arab MI.
            Adapun Isi buku Pelajaran bahasa Arab MI untuk kelas IV adalah sebagai berikut;
Bab pertama mengenai menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang  تعارف 1  dengan pola kalimat dasar yang meliputi , من هذا ؟, من هذه ؟   هذا , هذه + علم  , bab kedua mengenai تعارف 2 menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang    dengan pola kalimat dasar yang meliputi ضمائر ( أنا , أنت , أنت , هو , هى ) + اسم _ من ؟ هل؟ نعم , لا  , bab ketiga mengenai menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang  1 الادوات المدرسية dengan pola kalimat dasar yang meliputi هذا, هذه , + اسم , ما هذا؟ , ما هذه؟  , bab keempat mengenai menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang  2 الادوات المدرسية dengan pola kalimat dasar yang meliputi ذالك , تلك , + اسم و ما ذالك ؟ , ما تلك ؟ ,  bab kelima mengenai menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang  المهنة dengan pola kalimat dasar yang meliputi , ضمير + اسم  , هل ....؟ , من.....؟  اشارة
bab keenam mengenai العنوان menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang    dengan pola kalimat dasar yang meliputi -  ما اسمك ؟ , ما عنوانك ؟ , - الارقام 1 – 10  ضمير متصل مفرد , bab ketujuh mengenai menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang      1أسراتى mengenai امك , امه , امها , bab kedelapan mengenai menyimak, berbicara, membaca , dan menulis dalam bahasa Arab tentang  2أسراتى mengenai مراجعة الضمير , أين ,؟ , فى .
2.8  Langkah  Pengajarannya.
Ada beberapa teknik pengajaran bahasa Arab dalam buku ini, yaitu:
1.      Langkah  pengajaran Hiwar.
a.       Guru membacakan mufradat baru satu persatu, lalu ditirukan oleh semua siswa beberapa kali sehingga siswa dapat melafazkannya dengan makhraj serta panjang pendek dengan baik dan benar.
b.      Guru menjelaskan makna tiap mufradat dan ungkapan baru dengan menggunakan berbagai media yang sesuai berupa bendanya, sampel, model, atau gambarnya, isyarat, peragaan dan dramatisasi.
c.       Pelajaran hiwar dimulai dengan menjelaskan secara singkat tema dan isi atau jalan cerita hiwar yang akan di pelajari
d.      Guru mengucapkan materi suatu hiwar kalimat per kalimat sementara siswa menyimak ucapan guru untuk beberapa kali
e.       Guru mengucapkan materi hiwar kalimat per kalimat dan segera ditirukan oleh seluruh siswa , secara berkelompok , per orangan sesuai dengan waktu yang tersedia .
f.       Guru menjelaskan makna materi hiwar dengan cara tanya jawab , isyarat , peragaan dengan menggunakan media dan tanpa menggunakan terjemahan.
g.      Siswa secara berpasangan melalukan hiwar dengan bimbingan guru
h.      Siswa diminta  membaca materi hiwar dengan makhraj dan intonasi yang baik dan benar
2.      Langkah mengajarkan struktur kalimat
a.       Siswa sedapat mungkin tdk melihat buku pelajaran melainkan pada papan tulis . di samping membaca materi pelajaran dan tanya jawab , maka terjemah sering kali dirasakan sebagai suatu cara yang efektif agar siswa memahami makna struktur kalimat .
b.      Kegiatan latihan bertujuan untuk memantapkan penguasaan materi tarkib dan dilakukan oleh siswa secara perorangan atau berpasangan setelah guru menjelaskan contoh .
3.      Langkah mengajarkan Membaca
a.       Diawali dengan pendahuluan .
b.      Guru membaca materi bacaan sementara itu siswa mendengarkanya atau salah seorang siswa yang baik bacaannya melakukan peranan ini .
c.       Seluruh siswa menirukan bacaan guru .
d.      Guru meminta siswa secara bergiliran  untuk membaca kesalahan bacaan siswa segera di betulkan oleh guru .
e.       Siswa di minta menjawab beberapa pertanyaan tentang isi bacaan .
4.      Langkah mengajarkan menulis.
a . Kegiatan menulis di mulai dengan latihan menulis huruf Arab yang di lanjutkan dengan menyalin materi imlak yang kemudian di bimbing dalam imlak manzur .lalu siswa di minta untuk membacanya dan diberi kesempatan untuk memperhatikan materi itu beberapa saat , kemudian di hapus lalu di diktekkan.
b Kegiatan insya’ yang dilakukan untuk meningkatkan keterampulan menulis huruf Arab dan memantapkan penguasaan materi yang telah dipelajari, peranan guru di sini adalah :
·         menjelaskan cara mengerjakan insya’ muajjah.
·         mengoreksi pekerjaan siswa.
·         mencatat kesalahan pekerjaan siswa.
·         menjelaskan kasalahan siswa.
·         guru mencatat nilai latihan.
c.       Untuk menghemat waktu kegiatan menulis dapat dilakukan dirumah.
  Dalam membaca waqaf pengarang menganjurkan bahwa sebaiknya siswa dibiasakan membaca waqaf pada akhir suatu kalimat seperti ketika membaca alquran. Seperti huwa mudarrisun, cukup dibaca huwa mudarris.
  Dan pada bagian akhir buku ini beliau tulis juga daftar kosa kata.
2.9   Taqwim buku pelajaran bahasa Arab
            Dalam mentaqwim buku pelajaran bahasa Arab ini, penulis membaginya kepada beberapa bagian, yaitu ;
2.9.1    Kurikulum.
Buku pelajaran bahasa Arab ini mengacu kepada kurikulum bahasa Arab untuk MI yang sesuai dengan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2008. Hal ini disampaikan oleh pengarang dalam muqaddimahnya yang mengatakan bahwa ‘kurikulum yang berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Isi tetap berdasarkan pendekatan berbasis kompetensi untuk mewujudkan kemampuan yang meliputi; perilaku efektif, dan psikomotorik dengan dukungan pengetahuan kognitif’. Dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang tercantum dalam Standar Isi dan berperan sebagai acuan nasional ,maka guru beserta madrasah tempat tugasnya diharapkan benar-benar dapat berperan sebagai poros kegiatan yang memiliki kewenangan luas baik secara perorangan maupun kelompok untuk mengembangkan standar isi dimaksud kedalam KTSP sesuai dengan situasi dan kondisi setempat, termasuk keberagaman peserta didik sebagai salah satu subjek pembelajaran[10].

2.9.2   Teknik Pengajaran
Sesuai dengan SK dan KD dalam kurikulum, materi pelajaran dalam buku ini untuk setiap dars menampilkan dalam empat komponen, satu dengan yang lainnya saling berkaitan (nazariyah al-wadah), yaitu: Hiwar dengan mengembangkan keterampilan berbicara, tarkib, dengan mengembangkan keterapilan menerapkan qawaid, qiraah dengan mengembangkan keterampilan membaca, dan kitabah dengan mengembangkan keterampilan menulis. Agar pembelajaran berjalan secara efektif, dijelaskan langkah-langkah kegiatan yang perlu diperhatikan dalam mengajar materi hiwar, tarkib, qira’ah dan kitabah.[11].
Menurut penulis hal ini sangat membantu guru dalam PBM dalam kelas, namun kalau dilaksanakan seluruh langkah-langkah kegiatan tersebut, guru akan kekurangan waktu karena waktu yang tersedia hanya 2x35 menit /minggunya. Oleh sebab itu seorang guru MI harus bisa mensiasatinya dengan dua cara, pertama dengan menambah jam pelajaran diluar jam yang efektif, atau memakai langkah-langkah yang paling efektif saja. Dalam mengembangkan keterampilan menyimak sebaiknya Bapak HD Hidayat membantu dengan  kaset/CD sehingga memudahkan PBM, karena sebagian guru bahasa Arab belum fushahah bacaannya, apalagi dengan bantuan kaset/CD, siswa bisa lansung mendengarkan bahasa Arab dari penutur aslinya.
2.9.3        Isi Buku.
Setelah penulis cermati, materi pelajaran bahasa Arab dalam buku ini sebagian  ditampilkan dengan tulisan berwarna , gambar-gambar dan ukuran font yang agak besar dibandingkan dengan materi pelajaran bahasa arab untuk tingkat MTs. Mungkin tujuannya adalah supaya lebih manarik dan terasa mudah mempelajarinya oleh siswa MI.

Materi pelajaran bahasa Arab  ini  terbagi kepada beberapa bagian, yaitu;
a.    Mufradat.
Pada  materi dalan setiap dars terdapat antara 10-20 mufdarat/ungkapan  baru yang diajarkan , seperti pada dars 1 terdapat 13 mufradat, dars 2 terdapat 20 mufradat baru, pada dars 3 terdapat 13 mufradat, pada dars 4 terdapat 11 mufradat, pada dars 5 terdapat 13 mufradat, pada dars 6 terdapat 15 mufradat, pada dars 7 terdapat 10 mufradat, pada dars 8 terdapat 13 mufradat.Kalau dijumlahkan banyak mufradat seluruh dars berjumlah 108 mufradat/ungkapan.
b.        Hiwar.
Materi hiwar meliputi beberapa latihan tanyajawab yang ditampilkan secara sederhana dan dibantu dengan gambar-gambar setiap ungkapannya. Hal ini sangat menarik bagi siswa setingkat MI. setiap hiwar hanya ditampilkan beberapa potong saja sehingga siswa mudah mengingat dan mempraktekkannya. Setiap materi hiwar ada perintah meragakan dan membacanya.
c.       Tarkib
Materi tarkib pada buku ini lebih mengarah kepada aplikatif /penerapan saja. Tidak ditemukan dalam buku ini istilah-istilah qawaid nahwu dan sharafnya, namun ditampilkan dalam bentuk contoh-contoh, dan siswa banyak berlatih, karena dalam materi tarkib ini banyak ditemui tadribaat.
d.      Qiraah.
Materi qiraah disusun sebagai pengembangan dalam bentuk paparan dari materi mufradat, hiwar dan tarkib. Ditemukan dalam materi qiraat ini bahwa ungkapan dalam qiraat ini pendek-pendek dan mufradatnya yang telah ada pada materi mufradat , hiwar dan tarkib sehingga siswa mudah memahaminya. Disetiap akhir materi qiraah dilengkapi dengan menjawab pertanyaan, menjodohkan  yang sesuai dengan ini qiraah.
e.       Kitabah
Dalam kitabah ini ditemukan dua kegiatan siswa yaitu kegiatan menulis. Kegiatan ini dilakukan dengan latihan menulis yang dilanjutkan dengan imla’ manqul (menyalin) yang kemudian dibimbing dengan imla’ manzur, dan kegiatan insya’
Pada akhir materi pelajaran dalam buku ini dilengkapi dengan muraja’ah umum, tamrinat umum dan daftar mufradaat.
3.      Penutup.
3.1 Kesimpulan
Buku pelajaran bahasa Arab untuk MI kelas empat ini sesuai dengan Permenag RI No 2 Tahun 2008. Dan buku ini cocok dipakai sebagai maraji’ dalam pembelajaran bahasa di sekolah. Materi di dalamnya ditampilkan dalam empat maharah, yaitu maharah hiwar, tarakib, qiraah dan kitabah, satu sama lainnya saling keterkaitan (nazariyyat al-wihdah). Namun sebagai guru bahasa Arab perlu mengembangkannya sesuai dengan kondisi, situasi dan keragaman peserta didik.
3.2 Saran
Dalam penulisan makalah ini, penulis sudah berusaha semaksimalnya, namun demikian, penulis mohon kritik dan sumbang sarannya untuk kesempurnaan makalah ini.

Daftar Kepustakaan

Arikunto,Suharsimi, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta, Bumi Aksara, 2002
Ahmad Fuad Efendi, Metodologi Pengajaran Bahasa Arab, Malang, Penerbit Misykat, 2005
Hermawan,Acep, Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab, Bandung, PT Remaja Rusda Karya, 2011
Hidayat, DR, Pelajaran Bahasa Arab MI Kelas 4, Semarang, PT Toha Putra,2009.
Izzan, Ahmad, Metode Pembelajaran Bahasa Arab, Bandung, Penerbit Humanora,2011
M Amin,dkk, Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab,Malang, Misykat, 2000
Sudijono, Anas, Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta, PT Raja Grafindo,2009


[1] Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta; PT Raja Grafindo Persada. 2009), h 1
[2] M Amin, dkk, Evaluasi dalam pembelajaran Bahasa Arab, (Malang, Misykat,2006), hal 7
[3] Suharsimi Arikumto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta;Bumi Aksara,2002),cet 3, hal 3
[4] Anas Sudijono, ibid,h 16-17
[5] Ibid,hal 17
[6] Ahmad Fuad Efendi, Metodologi Pengajaran Bahasa Arab, (Malang, Penerbit Misykat,2005), hal 103-112
[7] Ibid, hal 114
[8] Ibid,hal 127
[9] Ibid,hal 137
[10] Hidayat, Dr. Pelajaran Bahasa Arab Kelas 4, (Semarang, PT Toha Putra),2009.
[11] Ibid.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar